Laga Uji Coba Jerman VS Honduras Tercoreng Rasisme
Bandar36 JPDewa

Sebelum memasuki laga perdana pembukaan cabang olahraga sepak bola dalam gelaran olimpiade Tokyo. Beberapa laga uji coba sebagai pemanasan akhirnya dilakukan untuk menilai seberapa siap semua tim yang akan berlaga.

Salah satu tim yang melakukan laga uji coba tersebut ialah Jerman melawan tim dari afrika yakni Honduras. Laga tersebut tersaji pada tanggal 17 siang waktu setempat di stadion Wakayama Jepang.

Dua tim ini sebenarnya berbeda grup, pada laga perdana nanti Honduras yang berada di grup B akan melangsungkan pertandingan melawan Rumania. Begitu juga Jerman yang berada di D akan menantang timnas brazil pada laga perdananya.

Upaya uji coba ini menjadi awal dari semua tim untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Baik dari lapangan, cuaca, hingga kesiapan semua tim, apalagi jerman dan Honduras juga memiliki materi pemain yang muda dan sangat diwajibkan untuk melakukan uji coba tersebut.

Pertandingan sejak awal berjalan dengan baik, bahkan pada laga tersebut Honduras membuka keran gol terlebih dahulu oleh pemain muda mereka yakni douglas martines pada menit ke 21. Kemudian jerman membalasnya pada ujung permainan lewat Felix Uduokhai.

Akan tetapi belum sempat pertandingan usai, timnas jerman memilih untuk meninggalkan lapangan dan mengakhiri pertandingan lebih cepat. Setelah diusut lebih dalam ternyata pemain bek tengah mereka Jordan Torunarigha mendapatkan perlakuan kurang baik.

Keterangan langsung dari Kedua Belah Pihak

Setelah kejadian tersebut tentu ada ketegangan antara kedua belah tim. Keputusan timnas jerman mengakhiri pertandingan lebih awal sebab ada indikasi pelecehan membuat suasana olimpiade menjadi kurang sehat, akhirnya kedua tim sama-sama telah melakukan klarifikasi.

  1. Melalui akun media social resmi timnas jerman. Melalui federasi sepak bolanya menyampaikan bahwa Timnas Den Panzer memang memutuskan untuk mengakhiri pertandingan lebih awal sebab ada indikasi pelecehan dari tim lawan kepada salah satu pemain.

Jordan Torunarigha sebagai bek tengah mengonfirmasi bahwa dia menerima pelecehan tersebut dari salah satu pemain Honduras. Menyikapi hal tersebut melalui federasi juga menyampaikan bahwa penghinaan merupakan hal yang tidak baik.

Serta sudah menjadi kewajiban bagi timnas jerman untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat sebagai bentuk protes. Sebab keamanan dan kenyamanan pemain menjadi sepenuhnya tanggung jawab federasi.

  1. Tanggapan resmi dari social media federasi timnas jerman secepatnya direspon oleh pihak timnas Honduras. Melalui lama resminya timnas Honduras mengatakan bahwa ada kesalahpahaman dalam situasi tersebut.

Setelah mengkonfirmasi bahwa semua masalah yang terjadi adalah miss komunikasi, timnas Honduras juga memberikan pernyataan keras tentang perlawanan melawan rasisme. Dalam tulisan lamannya Honduras juga berkomitment menghilangkan rasisme dalam sepak bola.

Setelah ada klarifikasi dari kedua belah pihak. Akhirnya kedua tim memutuskan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan baik, baik jerman maupun Honduras akhirnya menganggap bahwa masalah tersebut telah selesai.

Terlebih lagi para pemain Honduras melalui pemain juga telah meminta maaf sebesar-besarnya terhadap pihak pemain yang merasa dilecehkan. Meski bagaimana juga pelecehan atas dasar apa saja merupakan bentuk rasisme dan merusak citra baik dari sepak bola.

Suasana semakin baik para pemain timnas Honduras menghampiri semua timnas jerman untuk meminta maaf saat mereka ada di bangku cadangan. Hal ini membuktikan bahwa kualitas permainan dalam olimpiade Tokyo harus sehat dan jauh dari tingkah buruk dari semua tim.

Indokasino Bantengmerah KLIK4A