Kini Manchester United Dilabeli Malas Setelah Kalah dari City
Bandar36 JPDewa

Alan Shearer memberikan kritik yang begitu pedas terhadap klub Setan Merah setelah kalah dari Manchester City. Ia berkomentar bahwa tim asuhan Solskjaer tidak akan menjuarai apa-apa, jika para pemainnya malas untuk berlaga di lapangan.

Seperti yang sudah dilihat faktanya, dalam pertandingan musim ini, MU sudah dipecundangi oleh 2 klub Inggris di kandangnya sendiri. Pertama Liverpool dengan 0-5. Dan pada pekan ke-11 kemarin kalah dari Citizens dengan 0-2.

Secara keseluruhan, cara main MU memang cukup buruk. Terlihat selama pertandingan dari awal sampai akhir, mereka minim membuat peluang, sulit juga menguasai bola serta pertahannya juga sangat buruk.

Faktor Etos Kerja yang Membuat MU Dikalahkan City

Shearer memang telah menilai bahwa cara main para player MU terlihat malas-malasan. Selama laga, mereka sudah tidak ada semangat lagi untuk mempertahankan gawangnya. Terbukti, beberapa peluang juga diabaikan begitu saja.

Bahkan menurut Shearer, jika ada pemain City yang terlihat malas selama laga, akan langsung ditepikan. Itu adalah strategi paling praktis untuk menghindari kendornya pertahanan tim. Tapi, Setan Merah tidak melakukan hal tersebut.

Kemudian, ia menambahkan lagi mengenai alasan mendasar yang membuat skuad Solskjaer kalah dari City. Shearer menyebutkan bahwa etos kerja para pemain sangat buruk dalam laga tersebut.

Ia akhirnya memberi contoh hasil dari amatannya selama Derby Manchester itu. ia mengatakan bahwa ketika City kehilangan bola, para pemainnya mengejarnya secara tim. Etos kerjanya cukup bagus.

Tapi berbeda dengan MU. Ketika kehilangan bola, yang mengejar hanya satu-dua pemain saja. Tanpa ada kerjasama pemain yang bagus, bagaimana bisa mendapatkan bola serta menyerang ke gawang lawan? Tentu akan sulit.

Lihat saja Man.City, mereka semua secara tim bahu-membahu mengejar bola hingga dapat. Setelah berhasil berada pada kuasa mereka, semua pemain maju untuk bekerja sama sesuai tugas masing-masing.

Karena itulah Citizens menjadi tim yang bagus dan kompak. Karena masing-masing dari mereka juga memiliki visi dan misi sama dalam laga tersebut.

Para pemain City semua bergerak maju dan iitu sangat bagus karena melakukan tugasnya dengan maksimal. Karakteristik tim seperti itu memang berpeluang bisa sukses. Tidak salah jika City berpeluang besar meraih banyak kesuksesan di musim ini.

Bermain dengan Malas Hingga Mudah Diserang Lawan

Shearer juga kembali mengkritisi cara main MU yang terlihat sangat bermalas-malasan. Sangat berkebalikan dengan Man.City yang etos kerjanya sangat maksimal. Ia melihatnya sendiri saat United kehilangan bola, tidak berbuat lebih jauh lagi.

Lalu Shearer memberikan salah satu kejadian dalam laga Derby Manchester kemarin malam. Waktu itu ia memperhatikan Fernandes. Saat itu bola direbut oleh salah satu pemain City, yaitu Cancelo, hasil dari umpan silang.

Harusnya, sebagai pemain yang bagus dan mau mengambil kesempatan merebut, Fernandes harusnya menghentikan umpan silang tersebut. Tapi nyatanya ia hanya berlari-lari kecil saja.

Seharusnya Fernandes menutup ruang Cancelo agar tidak bertindak terlalu jauh. Dan ia juga semestinya tidak membiarkan lawan bergerak hingga mencapai kotak penalti timnya, karena itu sudah sangat bahaya.

Tapi Shearer juga mengatakan tidak hanya Fernandes yang terlihat malas, tapi hampir seluruh pemain terlihat bermain tanpa semangat. Bila seperti ini terus, bagaimana MU bisa mendapatkan kejuaraan?

Ia kembali menambahkan komentarnya. Sejujurnya, United tidak bermain dengan keras karena membiarkan lawan membuat peluang dengan berlari-lari kecil. Parahnya lagi seluruh pemainnya tidak menutup pergerakan lawan, seperti sudah pasrah saja.

Indokasino Bantengmerah KLIK4A