Kepiawaian Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih Muda Tak Perlu Diragukan
Kepiawaian Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih Muda Tak Perlu Diragukan
Bandar36 JPDewa

Bagi sebuah tim sepak bola, memiliki pelatih yang cerdik dan mampu membaca situasi dengan baik adalah sebuah dukungan yang akan sangat menguntungkan. Tentu ada banyak nama pelatih yang sudah mendunia dan berhasil membawa timnya menggapai banyak kemenangan.

Salah satunya adalah Julian Nagelsmann yang saat ini usianya masih sangat muda, yaitu 32 tahun. Nagelsmann merupakan seorang pelatih muda yang memang namanya sedang banyak digaungkan saat ini. Karier awalnya sebagai seorang pelatih adalah dengan melatih tim utama dari Hoffenheim di tahun 2016.

Pada saat itu, usia Nagelsmann masih 27 tahun. Tentunya ini merupakan usia yang masih sangat muda untuk menjadi seorang pelatih tim sepak bola. Kiprah dan kemampuannya sebagai pelatih tim sepak bola profesional memang tidak perlu diragukan lagi.

Sudah ada banyak prestasi yang ditorehkannya bersama dengan tim Hoffenheim selama dipegang olehnya. Hal ini menarik perhatian dari RB Leipzig untuk membawanya masuk sebagai pelatih tim sejak tahun 2019 demi membawa perubahan baru di timnya.

Tentunya diharapkan ada begitu banyak prestasi yang akan dibawa oleh Nagelsmann saat melatih RB Leipzig. Dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya, meskipun usianya masih mudah, tetapi tangan dinginnya tidak bisa diremehkan. Banyak pihak yang sudah mengakui kepiawaiannya dala melatih tim sepak bola secara profesional.

Tangan Dingin Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih

Saat musim awal Nagelsmann melatih tim RB Leipzig atau yang dikenal juga sebagai si Banteng Merah, dia berhasil untuk membawa timnya itu ke peringkat ke tiga pada Bundesliga. Tidak hanya itu, RB Leipzig juga berhasil menjadi runner up dari DFB Pokal.

Tentunya ini adalah prestasi awal yang luar biasa bagi Nagelsmann untuk tim barunya karena memang ketangkasannya dalam mengatur strategi. Saat ini RB Leipzig sedang berada di posisi ketiga pada Liga Jerman.

Bahkan tangan dingin Julian Nagelsmann juga sukses membawa tim ini untuk bisa masuk ke babak perempatfinal dari Liga Champions. Hal ini pastinya bukanlah sebuah kebetulan, tetapi berkat adanya kecerdasan dari pelatih untuk bisa membangun strategi yang tepat bagi timnya sesuai karakter lawan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan sebuah tim tentunya tidak akan lepas dari bagaimana cara pelatihnya memberikan arahan untuk timnya. Sehingga hal ini yang akan membuat sebuah tim berkembang dengan baik.

Bahkan bisa mencapai posisi yang selama ini diharapkan dengan peningkatan yang signifikan bahkan mungkin tidak terduga sebelumnya oleh kebanyakan orang. Pengalaman yang dimiliki oleh Julian Nagelsmann mungkin belum sebanyak pelatih-pelatih tim besar lainnya.

Namun jika berbicara tentang kemampuannya mengendalikan permainan atas timnya tentu perlu diacungi jempol karena benar-benar mampu membawa timnya menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan strategi yang memang tepat untuk diaplikasikan sesuai dengan karakter dari pemain lawan masing-masing.

Kepiawaian Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih Muda Tak Perlu Diragukan
Kepiawaian Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih Muda Tak Perlu Diragukan

Kecerdasan Nagelsmann Dibandingkan Pep Guardiola

Mantan rekan dari Julian Nagelsmann, yaitu Lutz Pfannenstiel mengatakan bahwa kemampuannya dalam melakukan analisis dalam menyusun taktik memang lebih baik jika dibandingkan dengan manajer dari Manchester City, yaitu Pep Guardiola. Hal ini tentunya bukan disampaikan hanya karena dia mantan rekan Nagelsmann, tetapi berdasarkan pengamatan yang dilakukannya.

Bahkan, Lutz Pfannenstiel menggambarkan jika dirinya membutuhkan waktu 3 menit untuk bisa mendeskripsikan formasi dasar maka Nagelsmann hanya butuh waktu 30 detik melakukannya. Tentu ini adalah sebuah kemampuan yang sangat luar biasa jika dimiliki oleh seorang pelatih tim sepak bola untuk bisa membawa timnya menjadi pemain yang lebih baik.

Kemampuan Nagelsmann dalam membaca permainan lawan dan menyesuaikan taktik yang tepat untuk melawan mereka memang sangat mengagumkan. Inilah yang menjadi modal Nagelsmann hingga akhirnya bisa meningkatkan kemampuan dan prestasi yang didapatkan oleh tim sepak bola yang dipegangnya hingga saat ini dan hal ini memang sudah terbukti benar adanya.

Nagelsmann melakukan analisis secara langsung ketika dia mengamati sehingga prosesnya memang lebih cepat. Sehingga tidak heran jika Nagelsmann bisa mengambil keputusan yang tepat untuk timnya. Membawa timnya untuk bisa bermain secara lebih optimal menggunakan taktik yang sesuai untuk mengalahkan lawannya di setiap pertandingan dengan strategi yang berbeda tentunya.

Indokasino Bantengmerah KLIK4A